![]() |
| Tim Unila dan MGMP IPA |
Sabtu
pagi, 23 Mei 2026, suasana Gedung Dewan Pendidikan Kabupaten Lampung Tengah
tampak berbeda dari biasanya. Sebanyak 30 guru IPA dari berbagai
penjuru Lampung Tengah meluangkan waktu berkumpul untuk belajar bersama. Hari itu, Musyawarah Guru Mata
Pelajaran (MGMP) IPA Lampung Tengah mengadakan Pelatihan Pengembangan
Pembelajaran Berbasis ETNO-STEM dalam Mendukung Pendidikan Berkelanjutan.
Kegiatan
ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah kegiatan kolaboratif bentuk Pengabdian
Kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP Universitas
Lampung (Unila). Melalui kemitraan strategis ini, para akademisi turun langsung
ke lapangan untuk memberikan pengalaman teori ilmiah dengan memadukan kondisi nyata budaya lokal khususnya di lampung tengah.
Meskipun jumlah peserta
dibatasi hanya 30 orang demi menjaga efektivitas dan kedalaman praktik, energi
di dalam ruangan sangat luar biasa. Pelatihan ini menghadirkan tiga dosen hebat
dari Unila sebagai pemateri utama, didampingi oleh tim mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia yang siap sedia memandu jalannya sesi teknis. Rangkaian materi dirancang
secara runtut dan padat untuk mengubah cara pandang para guru dalam mengajarkan
sains.
